Cara Menggunakan Aplikasi Kredit untuk Pengelolaan Keuangan di Era Digital

Pengelolaan keuangan di era digital sangat berbeda dengan era tahun 90-an. Saat ini, masyarakat bisa mendapatkan pinjaman lewat aplikasi kredit saja tanpa harus datang ke bank. Bayangkan pada tahun 80 hingga 90, debitur yang mau pinjam ke bank harus membawa berbagai berkas untuk verifikasi dan validasi. Itupun masih memerlukan waktu yang lama hingga berminggu-minggu.

Sekarang, hanga lewat aplikasi kredit saja dengan syarat KTP sudah bisa mengajukan pinjaman hingga Rp50 jutaan. Inilah kemudahan yang hanya bisa didapatkan pada saat era digital. Namun demikian, aplikasi kredit bisa menjadi pisau bermata dua jika tidak digunakan dengan bijaksana. Lalu seperti apa dan bagaimana cara menggunakan aplikasi kredit secara bijak saat ini? Berikut tips dan panduannya secara singkat agar kamu bisa mengelola keuangan pribadi dengan fasilitas yang memudahkan saat ini.

Pentingnya Pengelolaan Keuangan

Pengelolaan keuangan yang baik akan memberikan jaminan finansial hingga hari tua. Apakah kamu mau harus punya utang hingga masa tua nanti? Oleh karena itu, pengelolaan keuangan harus dilakukan sejak dini. Maka, anak-anak usia sekolah sudah harus dikenalkan bagaimana caranya mengelola keuangan supaya tertanam dalam dirinya pengelolaan keuangan itu penting untuk masa depan.

Saat ini malahan sudah ada beberapa role model yang berhasil mencapai kebebasan finansial. Artinya tidak perlu lagi bekerja untuk memenuhi kebutuhan bulanan karena sudah mendapatkan hasil dari investasi, passive income dan lain sebagainya. Untuk mencapai posisi tersebut tentu tidak mudah dan harus dilakukan dengan jalan pengelolaan keuangan sejak dini.

Kenali Manfaat Aplikasi Kredit

Aplikasi kredit bisa diunduh dengan sangat mudah. Namun, tak jarang banyak yang belum mengetahui seluruh manfaatnya. Aplikasi kredit tidak hanya bisa digunakan untuk mengajukan pinjaman tunai tapi juga bisa dipakai untuk belanja baik secara daring maupun secara langsung ke merchant atau toko yang sudah menjadi mitra aplikasi kredit tersebut.

Seperti yang dikenalkan oleh Kredivo. Kamu bisa menggunakan Aplikasi Kredit Kredivo untuk belanja secara online maupun transaksi secara offline di beberapa merchant seperti Erafone, IKEA, bahkan hingga MCD sekalipun. Limit yang diberikan pun cukup besar. Untuk member premium bisa mendapatkan limit hingga Rp50 juta.

Selain bisa digunakan untuk transaksi, Kredivo juga memiliki fitur cicilan 1 bulan can 3 bulan tanpa perlu bayar bunga. Untuk cicilan 3 bulan hanya dikenakan biaya admin saja 3% dari harga barang. Opsi tenornya sangat fleksibel karena tersedia juga pilihan cicilan 6 dan 12 bulan dengan bunga yang rendah mulai dari 1.99% per bulan.

Kredivo juga bisa digunakan untuk aktivitas keuangan seperti bayar tagihan BPJS, beli token listrik, paket data hingga tagihan-tagihan lainnya. Praktis karena bisa digabung dalam satu platform saja tanpa perlu pindah-pindah aplikasi lain.

Memahami Kemampuan Finansial

Ketika punya limit yang besar bukan berarti limit tersebut bisa digunakan seluruhnya. Penting untuk diketahui adalah seberapa besar kemampuan finansial dalam mencicil kredit yang diajukan. Sehingga tidak terjadi gagal bayar di kemudian hari. Bagaimana cara menghitungnya?

Beberapa pakar keuangan memberikan saran bahwa cicilan tidak boleh lebih dari sepertiga penghasilan bulanan. Jika kamu punya penghasilan bulanan sebesar Rp10 juta per bulan, artinya cicilan tidak boleh lebih dari Rp3 juta per bulan. Sehingga sisa yang lain tetap bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok bulanan.

Atur Keluar Masuk Keuangan dan Tercatat

Pengeluaran dan pemasukan lebih mudah dikontrol dalam satu atau dua aplikasi saja. Oleh karena itu, kamu harus mencatat semua pengeluaran. Umumnya sumber pemasukan hanya beberapa sumber saja sehingga lebih mudah dicatat dibandingkan pengeluaran yang bercabang-cabang. Kategorikan pengeluaran sehingga bisa lebih mudah dalam evaluasinya.

Batasi Limit Kredit Sesuai Anggaran

Jika dirasa ada kekhawatiran dalam penggunaan aplikasi kredit akan melebihi dari kemampuan maka kamu perlu mengatur limit kredit sesuai dengan kondisi anggaran. Sehingga kamu tidak bisa lagi mengambil kredit saat limit sudah dibatasi. Dengan begitu, pengeluaran menjadi lebih terkontrol dan bisa diatur dengan baik sesuai dengan anggaran yang sudah direncanakan.