Menelusuri Prosedur Pemecahan Tiktok Pada 2021 Buat Meningkatkan Followers 

Algoritma TikTok mungkin tampak rumit dan misterius, namun TikTok akhirnya mengungkapkan menggunakan tepat bagaimana cara kerjanya. Mulai berdasarkan tagar apa yg engkaupakai, sampai lokasi, pilihan musik, & bahkan video TikTok pertama yang engkausukai dapat memengaruhi algoritma TikTok.Beginilah Cara Kerja Algoritma TikTok

Dalam pernyataan pers yang terbaru, TikTok memberikan dengan tepat bagaimana umpan #ForYou dikalibrasi dan dipersonalisasi ke setiap akun. apabila engkaumemiliki aplikasi TikTok, engkauakan tahu bahwa laman For You merupakan loka terbaik buat menemukan konten baru terbaik sampai terlucu. Sebelumnya, kami hanya dapat menciptakan perkiraan bahwa halaman For You tampak misalnya feed output kurasi, menarik video yang terkait menggunakan profil, lokasi, & seperti dengan video yg sudah kamu sukai.1. Interaksi penggunaCara Kerja Algoritma TikTok (Foto: Pexels)

Sama seperti algoritma Instagram, prosedur pemecahanTikTok menyajikan postingan pengguna yg mereka ikuti. Jika terdapat akun eksklusif yg acapkali mereka gunakan untuk berinteraksi, mereka cenderung melihat konten dari akun tadi. Begitu pula menggunakan video yang cenderung mereka sukai dan paling tak jarang dibagikan. Ibaratnya, For You sama seperti page Explore pada Instagram. 

Tetapi, indikator peringkat terkuat pada kategori ini adalah rasio penyelesaian video. Artinya, jika pengguna menonton video secara penuh, kemungkinan besarvideo lain yg masih satu tema akan timbul daripada yg ditonton oleh user selama satu atau 2 dtk.

Untuk kreator dan usaha, membuat video yang menarik perhatian penonton sampai akhir merupakan kunci untuk masuk ke laman For You.

Baca Juga: Ini Spesifikasi Canggih Jianguo Pro tiga, Ponsel Pertama Buatan TikTok2. Informasi video

Sekali lagi, algoritma lebih cenderung mendorong konten yg dieksplorasi pengguna. Misalnya, pengguna sering menelusuri hashtag tertentu atau menikmati konten menggunakan suara tertentu, mereka lebih cenderung melihat video dengan hashtag dan bunyi yg sama.

Hal ini mengungkapkan mengapa kamu melihat lebih banyak video kucing di laman For You apabila engkaumenonton beberapa video dengan tagar #kucing. 

Baca Juga: Ini Gaya Vogue Challenge yg Viral di Tiktok, Bisa Kamu Coba3. Akun atau pengaturan perangkat

Terakhir, lokasi pengguna, preferensi bahasa, dan jenis perangkat juga berperan krusial karena hal ini dapat mengoptimalkan pengalaman user pada menonton. Tetapi, mereka tidak memiliki bobot sebanyak sinyal peringkat lainnya. Dengan istilah lain, TikTok memungkinkan user menjangkau audiens dunia, tetapi TikTok pula akan menampilkan video yg dibuat oleh orang-orang pada wilayah mereka pada pengguna.

Namun pertanyaannya permanen sama: bagaimana akun TikTok baru mampu pribadi menjadi viral?

Soalnya, TikTok menampilkan seluruh video, terlepas berdasarkan siapa yg memunggahnya, kepada penggunanya yang tertarik. Jadi gambaran saat video diposting:

Algoritma menunjukkannya kepada pengikut akun & orang-orang yg mungkin tertarik. Atau, apabila itu adalah profil baru, hal ini menandakan bahwa video kepada sekelompok kecil pengguna yang mungkin tertarik menggunakan konten tadi.

Sejak saat itu, hubungan pengguna dengan konten menentukan nasibnya dan penyebarannya lebih lanjut: apakah orang-orang menontonnya hingga selesai? Apakah mereka meninggalkan komentar, mengacungkan jempol, atau membagikannya?

Baca Juga: Intip Gaya Modis Michelle, E-Girl TikTok yang Mirip Jennie BLACKPINK

Tanggapan pengguna yang positif terhadap video memberi memahami algoritma buat menampilkan video pada lebih banyak konsumen, membantu menerima ‘racun’ yang layak. Adapun respon pengguna yang tidak baik – engkaunir akan melihat video serupa lagi. 

Semua ini mengungkapkan mengapa halaman For You menampilkan kombinasi video yang sangat menarik dan jua menampilkan video yg hampir tidak menerima penonton.

Algoritma TikTok tidak secara eksplisit memberikan preferensi dalam jumlah pengikut sebagai sinyal peringkat. Tentu, orang-orang dengan jumlah pengikut yang tinggi menerima lebih banyak penayangan video dan keterlibatan karena jumlah pengikut mereka yg poly, namun tidak berarti akun baru nir memiliki peluang yg sama.

Ibaratnya, TikTok tetap ingin demokratis & memberikan peluang yg sama dalam user tanpa melihat berapa banyak followers-nya. Meski begitu, buat menerima followers yang poly, tentu konten yang kamu untuk pula wajibmenarik sampai menciptakan user menontonnya sampai tuntas. Selamat menciptakan konten TikTok!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *