Komponen Bahan Pembentuk Stainless Steel

Stainless steel merupakan jenis baja yang terbuat dari logam dan beberapa unsur lainnya dengan komposisi tertentu. Perpaduan logam dengan unsur lainnya menciptakan logam jenis baru dengan karakteristik yang lebih unggul dari logam sebelumnya.

Dalam proses produksinya di pabrik stainless steel, baja tahan karat ini terdiri dari beberapa komponen bahan baku. Bahan-bahan tersebut memiliki fungsi yang menjadikan stainless steel tahan terhadap pengaruh oksidasi dan lebih kuat.

Bahan Baku Pembentukan Stainless Steel

Berikut ini adalah bahan baku yang dipadukan dengan logam untuk menghasilkan stainless steel berkualitas.

1. Carbon (C)

Unsur karbon akan membuat besi stainless tetap kuat dan tahan pada suhu tinggi

2. Chromium (Cr)

Kromium yang terkandung pada stainless steel membuat baja ini lebih keras, tahan korosi, gesekan dan suhu yang tinggi. Kandungan krom pada stainless steel tidak boleh kurang dari 11%

3. Silikon (Si)

Silikon yang dipadukan pada logam, menyebabkan stainless steel tahan pada kondisi asam serta memperbaiki sifat magnetik dan listrik baja pada konsentrasi yang rendah.

4. Nikel (Ni)

Penggunaan unsur nikel membuat stainless steel memiliki derajat kelenturan yang tinggi serta tahan terhadap korosi. Terdapat 65% kandungan nikel pada stainless steel.

5. Molibdenum (Mo)

Unsur ini digunakan untuk memperbaiki baja agar tahan terhadap suhu yang tinggi. Selain itu molibdenum membuat stainless steel lebih kuat dan memperbaiki kekerasan baja. 

6. Wolfram (W)

Paduan unsur ini memberikan pengaruh yang sama seperti molibdenum yang membuat baja lebih tahan terhadap suhu tinggi. 

7. Vanadium (V)

Unsur ini ditambahkan untuk memperbaiki struktur baja agar halus, memperkuat baja, dan meningkatkan ketahanan pada panas.

8. Kobalt (Co)

Kobalt digunakan untuk meningkatkan kualitas pada stainless steel dan membuatnya tetap dalam kondisi keras meskipun di suhu tinggi. 

Sifat Fisik Stainless Steel

Berikut ini adalah sifat fisik yang dimiliki oleh stainless steel.

  • Tidak mudah teroksidas
  • Tahan terhadap koros
  • Bukan konduktor yang bai
  • Mudah dibentuk
  • Tahan pada suhu tertent
  • Tahan lama

Stainless steel terbentuk dari logam yang dipadukan dengan beberapa unsur lainnya agar tercipta jenis baja tahan karat yang digunakan pada berbagai industri. Hal ini mendorong banyaknya pabrik stainless steel yang memproduksi dengan berbagai jenis dan ukuran. 

Salah satunya adalah PT. Sinar Djaja LKS yang sudah memproduksi stainless steel selama 50 tahun. Anda bisa menemukan berbagai jenis produk stainless berkualitas dengan harga terjangkau.